Posted by: deny | January 5, 2013

Mengenal Dropbox


Dropbox, sepertinya untuk media penyimpanan data yang satu ini, sudah tidak asing lagi bagi banyak kalangan Netter di Indonesia. Hal itu tidak mengherankan, karena memang layanan ini cukup populer, tidak hanya di Indonesia saja namun telah menjadi layanan penyimpanan andalan para Netter di berbagai belahan dunia. Melihat besarnya antusias para pengguna internet yang menggunakan Dropbox, mendorong Paseban untuk menelusuri lebih dalam history perjalanan panjang Dropbox hingga bisa seperti sekarang ini. Tidak hanya itu, Paseban juga mencoba menilik apa saja fitur–fitur yang disediakan oleh media penyimpanan data online ini, sehingga banyak sekali orang yang tertarik untuk menjadi penggunanya.

Dropbox merupakan sebuah layanan yang menyediakan fasilitas data berbasis web, dimana ia mengandalkan sistem penyimpanan berjaringan yangmana memungkinkan para penggunanya untuk dapat melakukan data saving and sharing antar pengguna melalui jaringan internet dengan didukungnya fasilitas sinkronisasi data. Dropbox sendiri didirikan oleh Arash Ferdowsi dan Drew Houston pada tahun 2007, yang merupakan lulusan Massachusetts Institute of Technology. Manajemen Dropbox membagi layanan media penyimpanan data mereka menjadi dua macam, yakni layanan berbayar dan layanan tak berbayar (gratis). Di tahun 2011, ia merilis layanan Dropbox for Teams, dimana layanan tersebut dikhususkan untuk business groups dan sebagainya. Layanan ini akan membantu penggunanya dalam melakukan kegiatan manajemen, administrasi, pengendalian tagihan terpusat, dan lain sebagainya. Hingga saat ini pun layanan tersebut masih tersedia bagi siapa saja yang membutuhkannya.

Ada beberapa hal yang spesial dari Dropbox, yang mana tidak dimiliki oleh penyedia layanan data lainnya. Dropbox menawarkan layanan penyimpanan data-nya dengan membekali sistem operasi yang sangat bervariasi, dimana ia mendukung bermacam versi sistem operasi, baik untuk perangkat komputer ataupun untuk mobile phone, seperti Mac OS X, Linux, Ms Windows, Windows Phone 7, WebOS, iPhone, Android, iPad, Blackberry, dan juga klien berbasis web. Dari segmen financial type, Dropbox membawa model Freemium. Tersedia layanan dengan bebas biaya berkapasitas 2 GB, layanan berbayar dengan kapasitas data 50 – 100 GB, dan layanan Dropbox for Teams yang menyediakan kapasitas penyimpanan hingga 1 TB dan lebih. Meskipun mereka terbagi menjadi tiga macam layanan, namun fitur dan fasilitas media penyimpanan data yang Dropbox berikan tidak lama berbeda satu sama lain. Yang membedakan hanyalah besaran biaya dan kapasitas dari masing – masing layanan.

Tahukah anda, bahwa kemunculan Dropbox sebetulnya tidak didasari unsur kesengajaan, atau bisa dibilang Dropbox hadir di masyarakat secara kebetulan. Hal itu bermula ketika Drew Houston sang pendiri Dropbox mendapatkan inspirasi mengenai media penyimpanan data secara online. Ia berfikir mengenai hal itu disebabkan produk USB Drive ciptaannya selalu tertinggal dan gagal ketika ia menjalani study di MIT. Singkat cerita, ia merancang sebuah media berbasis web yang mampu melakukan pekerjaan layaknya sebuah USB Drive, dan Dropbox lah hasil dari rancangannya tersebut.

Pada awalnya Dropbox hanya ia gunakan sendiri, tidak ada niat sedikit pun untuk membawa Dropbox-nya tersebut ke jenjang bisnis. Namun, secara tidak sengaja terpikirkan dalam pikiran Drew, bahwa produknya tersebut memiliki peluang besar untuk masuk ke tengah–tengah masyarakat luas. Pada akhirnya, di tahun 2007 ia mendirikan perusahaan barunya yang bernamakan Dropbox, Inc. Perusahaannya tersebut mampu berkembang dengan baik dengan didukungnya Y Combinator yang memberikan sejumlah dana untuk meningkatkan keuangan Dropbox, Inc.

Pada tahun 2010, muncul berita yang melaporkan bahwa Dropbox telah mengantongi 10,41% pengguna dari seluruh pasar Backup Client di dunia. Itu merupakan prestasi yang sangat luar biasa bagi sebuah perusahaan baru seperti Dropbox ini. Terhitung tahun 2011 lalu, Dropbox telah meraih pendapatan tahunan hingga $240.000.000,00 yang didapat dari penggunanya yang mencapai lebih dari 50 juta user.

Dan hingga saat ini, layanan penyedia media penyimpanan data secara online ini telah memiliki pengguna dengan pluralitas di United States sebesar 32,7% , United Kingdom sebanyak 6,7% , dan pengguna dari Jerman yang sedikit lebih rendah dari UK, yaitu 6,5%.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: